Fauci Puji ‘Merck’ Obat Covid-19 yang Diklaim Bisa Turunkan Separuh Angka Kematian Di AS

Sar Covid 19 Gedung Putih Anthony Fauci memuji obat baru yang digunakan untuk mengobati pasien virus corona (Covid 19), setelah uji coba menemukan bahwa obat tersebut dapat mengurangi jumlah rawat inap serta kasus kematian hingga mencapai setengahnya. Kepala Penasihat Media Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden itu mengatakan dalam konferensi pers pada hari Jumat lalu bahwa data terkait Molnupiravir tersebut 'mengesankan' baginya. Perlu diketahui, obat tersebut dikembangkan oleh perusahaan Big Pharma Merck dan mitranya, Ridgeback Biotherapeutics.

Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (3/10/2021), Fauci mengaku telah mendapatkan informasi tentang hasil studi klinis pada Kamis malam, dan tidak ada satupun dari subjek uji yang menerima obat itu dinyatakan meninggal. Ini berbeda jika dibandingkan dengan 8 peserta penerima plasebo yang meninggal. Kendati demikian, ia mengaku akan tetap bungkam jika Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS akhirnya menyetujui obat itu untuk resep pasien Covid 19.

Bacaan Lainnya

"Kami selalu ragu untuk membuat batas waktu," kata Fauci. Namun ia menyebut bahwa FDA akan bergerak cepat untuk meninjau data dari uji coba tersebut. Sementara itu Gubernur Florida dari Partai Republik, Ron DeSantis mengklaim bahwa negara bagian yang dipimpinnya telah mengurangi kasus rawat inap hampir tiga perempat hanya dengan menggunakan terapi antibodi monoklonal.

Angka yang diklaim sesuai dengan temuan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Kami mendirikan 25 situs antibodi monoklonal di seluruh Florida, dan kami telah melihat sekitar 70 persen pengurangan rawat inap Covid 19. Pengobatan secara dini akan menyelamatkan nyawa," tulis DeSantis dalam Telegramnya. Perlu diketahui, administrasi Biden dan media liberal AS selama ini telah menyerang DeSantis karena mencabut aturan pembatasan Covid 19 di negara bagian yang dijuluki 'Sunshine' itu dan mengizinkan para orang tua untuk melanggar perintah pemakaian masker.

Sehingga para orang tua di Florida bebas untuk membiarkan anak anak pergi ke sekolah tanpa mengenakan masker.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.